as

June 19th, 2008 by aditiahermawan

Pernahkah kamu merasakan,
setelah kamu
mencintai seseorang dengan tulus,
dan kamu
tahu cintamu dikhianati,

atau diabaikan….tapi kamu tetap mencintainya.

Pernahkah kamu merasakan,
setelah kamu berubah demi seseorang yang kamu
cintai,
dan akhirnya ia takkan pernah peduli dan takkan mengerti,
tapi ia tetap pergi meninggalkanmu.

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,

tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih
kala bersama, tertawa kala berpisah.

Pernahkah  kamu merasakan,
Melihat cintamu saling bermesraan dan saling menyayangi didepanmu,
namun kamu masih bisa tersenyum melihatnya.

From Dion to Nina

May 29th, 2008 by aditiahermawan

Dion setiap detik selalu merasakan
betapa indahnya mencintai Nina dg caranya
Tetapi pada suatu saat, Nina mulai menjauhi
Dion, dan bersikap asing seolah jijik thdp Dion.
Dion terheran dan bertanya2,
ada apakah gerangan dengan Nina
Dion berfikir Nina tidak mencintainya,

Dion mencoba utk tersenyum, menghadapi keadaan itu
dan bersyukur karena masih bisa mencintai dengan tulus

mungkin Nina hanya ingin mencintai pasangan idaman yang sempurna
pasangan yang tak cela untuknya

meskipun begitu….
Dion bersyukur pernah lalui hari indah bersama Nina…
menjadi teman candanya…
menjadi teman ceritanya…
menjadi teman saat dukanya…
teman yang selalu terbawa dlm ingatannya

Sudah lewat beberapa waktu…
dan akhirnya Nina memberikan cintanya kepada seseorang itu
seseorang yang Dion pun blm pernah mengetahuinya…

Dion pun semakin bertanya2, kenapa…dia yang baru saja
hadir dlm hidup Nina bisa memiliki cinta Nina dan
Nina bisa memberikan cintanya kepadanya…..
setelah sekian lamanya Dion mencintai Nina,
selalu ada untuk Nina, selalu memperhatikan Nina dg caranya,
dan inikah jawaban Nina atas bisikan Dion selama ini ???

Pada suatu hari…,
Dion melihat sepasang kekasih sedang berjalan
mereka adalah Nina dan kekasihnya yang tampak bahagia….

Dion tercegang oleh apa yang ada di depan
matanya, walau perih terasa namun Dion tetap tegar
Memperhatikan Nina dari kejauhan penuh senyum dan tak sedikitpun perlihatkan
raut kekecewaan thdp Nina…walau mata Dion tak meneteskan airmata
namun kehancuran hatinya terlihat dari senyuman dan tatap mata kosong itu…

Dion pun berdoa dalam sedihnya untuk kebahagiaan Nina..
karena Dion relakan semua untuk kebahagiaan Nina
dan jadikan semua doa yang terbaik untuk Nina

Dion tidak pernah menyesal,
semuanya hanya untuk kebahagiaan Nina
dengan segala ketulusan hati Dion
dengan satu alasan yang bisa Dion terima adalah
jika Nina akan lebih bahagia tanpa Dion.

“Terima kasih atas segalanya Nina dan aku rela lepaskan km selamanya karena kamu telah memilih”

GAMPANG DIBUAT SUSAH

April 22nd, 2008 by aditiahermawan

Aneh……
Sumpah aneh banget…

gw masih aja melihat orang-orang yang dihadapkan masalah tapi solusinya ga jelas!!! untuk masalah kecil kok dibuat seolah masalah yang besar (membesar2kan masalah) dan sebaliknya untuk masalah yang besar diabaikan dan seolah biasa aja (ngegampangin masalah)

contohnya banyak tapi contoh yg paling gampang coba introspeksi aja dulu deh pernah ga lu lakuin itu ? klo ngga pernah ya sudah.

contohnya soal KEBOHONGAN !!!
Sewaktu kita masih kecil klo kita mau jajan es minta duit sama ortu trus sbnrnya ga bole krn alasan kesehatan tapi kadang kita nekat beranikan diri untuk berbohong dengan minta uang jajan bilang tidak untuk membeli es demi memenuhi keinginan/kepuasan pribadi dan tahukah itu semua adalah salah (karena sekarang kita tahu itu ga baik buat kesehatan dan klo sakit yg repot ujung2nya keluarga. klo seumuran sekarang namanya GA PUNYA OTAK klo masi nekat melakukan hal setype itu padahal mata udah tau itu ga baik dengan alasan apapun)
bahayanya klo sudah terbiasa bohong maka
“Sekali kita berBOHONG maka kita harus melindungi BOHONG dengan BOHONG lainnya, begitupun BOHONG selanjutnya, maka jadilah pemBOHONG yang tak tahu lagi apa kebenaran”
bohong emg ga berasa n keliatan kecil2 aja tapi ini bisa bikin orang jadi tidak bisa mempercayai lagi apapun perkataanya.

lihat juga deh blog gw soal DEMOCRAZY sebagai contoh lain MEMBESAR2KAN MASALAH !! ini menyangkut soal korupsi yg diteriak2in kaum yang sok idealis, padahal deweke korupsi. Basi .

Solusinya Gampang aja sih : gedein nyali buat berkata jujur dan jaga konsistensi sikap, dan tunjukin sama diri sendiri bukan ke orang lain !

nanti dh gw lanjut contoh dari gw, skrg gw cabs dulu.. thx nyempetin baca.

Gw sih jadi orang biasa aja deh dan idup tenang dgn penuh optimistis melangkah kedepan untuk perubahan yang jauh lebih baik buat orang-orang dilingkungan gw, ga mau neko2 n tetap konsisten dengan I.S.O gw !!!!!!

MAU DUNIA (Penawaran Buat Pengadaan Oracle) ? ATAU AKHIRAT (Penawaran Tobat) ? ATAU DUA-DUANYA BALANCE ?

April 22nd, 2008 by aditiahermawan

Karena urusan dunia dan akhirat harus balance so ada sesuatu buat temen-temen IT untuk urusan DUNIAWI dan insan yang mau tobat untuk urusan AKHIRAT (secara kiamat udah deket dengan tanda2nya) baca ya :

DUNIAWI
- PROJECT Gw lagi butuh lab bahasa full set n yang all in one dengan Lab Komputer masukin Penawaran Buat Laboratorium Bahasa dan Komputer ke gw ke email gw (lihat footer blog ini) SEGERA !!

- PROJECT gw lagi butuh Oracle 9i Std Edition buat di server gw di mesin IBM p520 2 Processor, so temen2 klo ada yang minat segera masukin Penawaran Buat Pengadaan Oracle 9i ditujukan ke gw via email (gw yg mo beli bukan corporate !!)

AKHIRAT
Nah ini biasanya orang udah ogah2an gara2 kebanyakan dosa kegoda duniawi, padahal cuma add aja YM ID hikmaharian n baca kiriman pesan2 dari ID tersebut berupa pesan-pesan moral buat introspeksi..(buat yg sadar aja, yg ga sadar mah gih dah bodo amat) pokoknya klo butuh ADD aja YM ID hikmaharian !!

email gw buat yg minat urusan duniawi aditia.h@anugrah-adhikarya.org atau aditia.hermawan@gmail.com

PASIR DALAM GENGGAMAN

April 22nd, 2008 by aditiahermawan

Ketika…
kau sedang memegang segenggam pasir ditanganmu,
dan janganlah kau menggenggamnya terlalu kuat…
karena jika kita menggenggamnya terlalu kuat
maka…
pasir itu akan berusaha keluar dari genggaman itu
melalui celah-celah jemarimu.
namun
jika kau menggenggam pasir itu dengan kelembutan
sekiranya pasir itu akan tinggal menemani jemarimu.

Bola Mata

April 4th, 2008 by aditiahermawan

Hubungan antara 2 buah bola mata…
Mereka berkedip bersama,
bergerak bersama,
menangis bersama,
melihat bersama,
dan terpejam bersama,
meskipun mereka jarang sekali melihat antara satu sama lain.
Namun jika salah satunya tak berfungsi tp kita masih melihat
bahkan jika kedua matanya tak berfungsi tp tetap masih melihat
melihat ?? Ya dapat melihat atas kehendak-NYA utk melihat hal2 yang
tak terlihat sebelumnya, melihat hal2 kebaikan yang terabaikan sebelumnya..

Kerang Mutiara dan Kerang Rebus

April 2nd, 2008 by aditiahermawan

“Ketika kerang belia mencari makan dibukalah penutup badannya, ketika itu pasir masuk ke dalam tubuh kerang belia itu. Sang kerang menangis, “Bunda sakit bunda…sakit…ada pasir masuk ke dalam tubuhku.” Sang Ibu menjawab, “Sabarlah anakku, jangan kau rasakan sakit itu, bila perlu berikan kebaikan kepada sang pasir yang telah menyakitimu.”Kerang beliapun menangis, namun air matanya ia gunakan untuk membungkus pasir yang masuk ke dalam tubuhnya. Hal ini terus menerus ia lakukan. Rasa sakit itupun secara ber-angsur berkurang bahkan kemudian hilang. Ajaibnya, pasir yang membuat sakit tubuh kerang itu justru telah berubah menjadi butiran yang sangat cantik. Ya, pasir yang masuk ke dalam kerang belia itu telah berubah menjadi mutiara. Ketika kerang itu dipanen dan kemudian dijual, maka kerang yang berisi sebutir pasir itu harganya mahal. Sementara kerang yang tak pernah merasakan sakitnya pasir dalam tubuhnya, ia menjadi kerang rebus yang dijual murah bahkan di obral di pinggir-pinggir jalan. “Kalau kamu tidak pernah mendapat cobaan dan merasakan rasa sakit, maka kamu akan menjadi kerang rebus atau kerang murahan. Tapi kalau kamu mampu menghadapi cobaan, bahkan mampu memberikan manfaat kepada orang lain ketika kamu sedang mendapat cobaan, maka kamu akan menjadi mutiara.… kerang rebus dijual obral di pinggir jalan sementara mutiara dijual mahal, diletakkan di tempat terhormat dan dikenakan oleh orang-orang yang terhormat. Hidup adalah pilihan … kamu bisa memilih hendak menjadi kerang mutiara atau kerang rebus.

GAJAH

April 2nd, 2008 by aditiahermawan

Tahukah anda bagaimana cara orang menjinakkan gajah? Ketika gajah masih kecil, pawang gajah mengikat kakinya dengan seutas tali. Lalu tali itu diikatkan pada sebuah tonggak yang kokoh.

Gajah yang masih lemah tadi berusaha untuk memutuskan tali yang mengikatnya, namun selalu gagal. Setelah mencoba beratus-ratus kali dan selalu gagal, pengalaman itu menjadi pesan yang kuat di dalam otaknya, “Saya tidak mungkin memutuskan tali ini.”

Waktu pun berlalu. Gajah itu menjadi semakin besar dan kuat. Sekarang gajah tersebut sebenarnya dapat memutuskan tali yang mengikatnya. Namun pengalaman-pengalaman kegagalannya telah membuat gajah tersebut tidak pernah mau mencoba memutuskan tali yang mengikat kakinya.

Setiap kali ia akan mencoba untuk memutuskan talinya, selalu ada suara di dalam dirinya yang mengatakan, “Saya tidak mungkin memutuskan tali ini ( suara2 itu biasa kita sebut dengan sugesti )”

dalam hal ini gajah telah terdemotivasi oleh sugesti/suara2 dalam dirinya dan menjadi seekor gajah yang lemah dan pengecut.
so…. KEEP MOVIN FORWARD

Basuhlah

December 6th, 2007 by aditiahermawan

…manusia dikala sedang berdoa menginginkan sesuatu kepada-NYA dan memohon dengan tulus dan air mata tak jenuh2nya memohon dan terus memohon agar dapat dikabulkan-NYA

namun……..

ketika permohonan itu dikabulkan-NYA kadang manusia malah menyia-nyiakannya dengan kesombongan diri dan hatinya…
sungguh sangat disayangkan karena sebenarnya itu adalah ujian-NYA dan akan lebih indah jika dihadapi dengan segala keikhlasan hati.

…karena hanya DIA yang memiliki kesombongan dijagat ini karena DIA adalah Maha segala. Maka hanguskanlah kesombongan dalam hatimu dan isilah dengan segala kerendahan hati atas segala urusan yang DIA limpahkan dan basuhlah hati dengan percikan doa.

(catatan pembicaraan)

Catatan Lain

October 3rd, 2007 by aditiahermawan

Catatan dari sebuah pembicaraan (september 07)

…saat saya telah berusaha dengan optimal untuk yang terbaik selanjutnya adalah kita pasrahkan semua kepada kehendak-NYA dan belajar dan berusaha mengikhlaskan hati untuk menerima dan menghadapi kenyataan…

"cobalah kamu belajar untuk menerima dan menghadapi dengan ikhlas segala urusan yang diberikan-NYA dengan lapang dada…insyaAllah hatimu akan merasa lebih tenang dan akan dimudahkan jalan keluarnya karena mata hatimu melihat dalam tenangmu " 

"saat mata hatimu telah dibutakan dan disilaukan rayuan duniawi maka basuhlah dengan doa dan syukur kepada-NYA"

_petuahbijakdariseseorangyangkukagumiwibawanya_