biar….
Tuesday, April 17th, 2007mengapa…
Kau lukai hati dan perasaan ini
sedangkan hati ini baru saja pulih dari tidurnya
terlelap dari luka lama, membeku dan tak bergeming
tapi entah mengapa juga
aku masih bisa memaafkan pada semua itu
mungkin karena tulus dari dasar hatiku
atau mungkin karena aku masih berharap
berharap akan dirimu yang mengerti aku ??
walau adanya dirimu tlah sakiti
aku
hingga air mataku tak dapat tertahan menetes
hingga mengering tak bersisa…
walau kau terus mencoba masuk kehidupku
namun itu takkan kubiarkan
karena lelah sudah hati ini tuk memaafkan
tuk teteskan lagi air mata baru…
biarrrrrr biarkan saja hati ini membeku
bagai gunung es yang tegar kokoh menjulang
tak bergeming diterpa badai
membeku hingga di akhirnya sang badai terlelah
dan itulah saatnya mencair terluluh oleh mentari
yang hangatkan jiwa yg terbujur kaku menahan
dari terpa gelombang badai…
[catatan dari sebuah pembicaraan]